Oktober 10, 2009

Luruskan Shaf kalian niscaya Allah satukan Hati kita

Ditulis dalam Artikel Ilmu pada 6:43 am oleh hafid

Hadist Tentang Merapatkan Shaf

Rasulullah Sholallahu ‘Alaihi Wasalam bersabda (yang artinya): “Luruskan shaf-shaf kalian, karena meluruskan shaf termasuk kesempurnaan shalat” (Hadits riwayat Bukhari, dalam Fathul Bari No 723)

Rasulullah Sholallahu ‘Alaihi Wasalam bersabda (yang artinya): “Benar-benarlah kalian meluruskan shaf-shaf kalian atau Allah akan membuat berselisih di antara wajah-wajah kalian” (Hadits riwayat Bukhari 717, Muslim 127, Lafadz ini dari Muslim) Berkata Imam An Nawawi, “Makna hadist ini adalah akan terjadi di antara kalian permusuhan, kebencian dan perselisihan di hati” Rasulullah Sholallahu ‘Alaihi Wasalam bersabda (yang artinya): “Luruskan shaf kalian, jadikan setentang di antara bahu-bahu, dan tutuplah celah-celah yang kosong, lunaklah terhadap tangan saudara kalian dan jangan kalian meninggalkan celah-celah bagi syaithon. Barangsiapa menyambung shaf maka Allah menyambungkannya dan barangsiapa memutuskannya maka Allah akan memutuskannya” (Hadits riwayat Bukhari, Abu Dawud 666)

Dishahihkan Syaikh Al Albany dalam Shahih Sunan Abi Dawud Dari Abu Qosim Al Jadali berkata: Aku mendengar Nu’man Bin Basyir berkata, “Rasulullah Sholallahu ‘Alaihi Wasalam menghadap wajah kepada manusia dan bersabda (yang artinya):Luruskan shaf-shaf kalian (3 kali) ! Demi Allah benar-benar kalian meluruskan shaf-shaf kalian atau Allah akan menjadikan hati kalian berselisih” Nu’man berkata, “Maka aku melihat seseorang melekatkan bahunya dengan bahu kawannya, lututnya dengan lutut kawannya, mata kaki dengan mata kaki kawannya” (Hadits riwayat Abu Dawud 662, Ibnu Hibban 396, Ahmad 4272) Dishahihkan Syaikh Al Albany dalam As Shahihah No 32

Dari hadist diatas kita ketahui bagaimana merapikan shaf kita, yaitu :

1. melekatkan bahunya dengan bahu kawannya

2. lututnya dengan lutut kawannya

3. mata kaki dengan mata kaki kawannya

Abu Dawud berkata:aku telah bertanya kepada Imam Ahmad tentang sholat di antara tiang-tiang maka beliau menjawab sesungguhnya hal itu dibenci sebab membuat shaf terputus. Maka apabila berjauhan diantara kedua tiangnya maka aku berharap .Oleh krn sebab terputusnya shaf sholat tersebut maka termasuk pelanggaran yg terdapat disebagian masjid terdapatnya mimbar yg terlalu panjang yg menyebabkan terputusnya shaf pertama. Sehingga pelanggaran dgn sebab mimbar tersebut dari dua perkara:

Pertama : menyelisihi mimbar Nabi shallallahu alaihi wasallam yg hanya terdiri dari tiga anak tangga.

Kedua : menyebabkan terputusnya shaf sholat.Semoga Allah memberikan hidayah kepada kaum muslimin utk beramal dgn sunnah Rasulullah shallallahu alaihi wasallam dan menyatukan mereka diatasnya.Amin

Smoga bermanfaat

Download Kajian Diatas sunnah

3 Komentar »

  1. abu hanifah alim berkata,

    assalamu’alaikum akhi, artikelnya bagus,
    salam kenal akhi ya, barakallahu fik

    • petunjukhati berkata,

      wa’alaikumsalam ya akhi.. berbagi bersama dengan ilmu, tolong ajarkan ana ya akhi

    • petunjukhati berkata,

      wa’alaikumsalam ya akhi.. berbagi bersama dengan ilmu, tolong ajarkan ana ya akhi


Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.